Setelah sekian lama tak mengadakan gelaran Spesial atau Latpres di gantangan Top Ten milik H. Fattah, akhirnya pada hari Minggu 26/09/2021 lalu kembali menggelar Spesial Top Ten bersama Juri BnR Indonesia.

Tim Juri BnR Indonesia asal Bangkalan, Sampang dan Pamekasan yang bertugas

Untuk bukaan tiket yang disediakan panitia memang tak terlalu besar, yakni mulai tiket 30 ribu hingga 50 ribu saja. Namun untuk tiket 50 ribu berada di kelas G25 dan A untuk jenis burung Murai Batu, Cucak Ijo, dan Cendet. Dan untuk kelas kelas yang lain dibuka dengan tiket sebesar 40 dan 30 ribu saja.

H. Fattah turun langsung memantau Lomba

Fattah mengaku, menggelar acara tersebut dengan tiket yang terjangkau dan tak terlalu tinggi, dikarenakan untuk tetap menjaga peserta supaya stabil, “Jadi Peserta di gelaran ini memang tak Banyak, tapi mereka tetap disini dan ikut kelas kelas berikutnya”

4T ( Top Ten Tanpa Teriak ) bikin Nyaman Berlomba

Hal yang masih ada dan terbilang menjadi contoh yang baik buat gantangan burung berkicau yang lain di sekitar Kabupaten Bangkalan adalah kebiasaan Tanpa Teriak di gantangan Top Ten ini masih berlaku, dan seakan sudah menjadi kebiasaan Kicau Mania yang hadir.

Mayuli, selaku Ketua Pelaksana mengaku senang juga dengan kebiasaan Baik ini, ternyata masih ada di gantangan Top Ten meski sudah sekian lama juga gantangan Top Ten tak pernah menggelar acara yang diakibatkan program PPKM dari Pemerintah.

Untuk tetap menyenangkan kicau mania yang hadir di gelaran ini, H. Fattah juga memberikan tropi yang terbilang jarang ada di setiap gelaran di Bangkalan. Yani Tropi berbahan logam untuk para Juara burung terbaik yang berulang ulang meraih Juara di setiap kelasnya.

Murai batu Ortodok milik Hariri Odik Ettok, dua kali Juara 1 plus Murai Batu Terbaik

Salah satunya ada jagoan dari tim Odik Ettok dengan murai batunya yang bernama Ortodok milik Hariri yang berhasil meraih tropi logam sebgai juara murai batu terbaik.

Kabar Terkait :  Juri SKM Berseragam Fitri Saat Pangestu Bikin Geger, King Arthur Juara Lagi, dan Armani 3 Kali Juara

Ortodok sebelumnya memang berhasil tampil apik di dua kelas utama yakni kelas Murai Batu G25 dan Murai Batu A dengan raihan juara pertama.

Family Sf asal Kota Bangkalan borong tropi juga tropi Terbaik hasil Cendet Cakra Sudarsana milik Isol

Kemudian Cendet milik tim asal kota Bangkalan yakni Family SF dengan jagoan Cendet Cakra Sudarsana milik Sucipto, juga berhasil meraih tropi burung terbaik dengan mendapat posisi Juara 1 sebanyak tiga kali alias Hatrick.

Arum asal Sepulu dengan Cucak Ijo Arjuna bawa Tropi Cucak Ijo terbaik

Dan untuk kelas burung Cucak Ijo, Juara burung Cucak Ijo terbaik didapat oleh Arjuna, Cucak Ijo milik Arum asal Sepulu.

“Saya mengucapkan Terima Kasih buat seluruh peserta yang hadir hari ini, Terima kasih juga karena teman teman Kicau mania tetap mematuhi Prokes dan tetap Tanpa Teriak, Terima Kasih, Pungkas H. Fattah. *Den!Den

Trucukan Kie Ageng milik Isol asal Banyuates raih Tropi Trucukan Terbaik